Tampilkan postingan dengan label technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label technology. Tampilkan semua postingan

VoIP, the next generation telecommunication

Memenuhi ajakan temen gue, hari ini gue menghadiri sebuah diskusi panel bertemakan 'Mampukah VoIP menembus pasar bisnis telekomunikasi di Indonesia?'. Awalnya gue agak males buat ikut, tapi karena diiming-imingi discount 50%, akhirnya hati gue tergerak juga. Hahaha!

Anyway, diskusi panel ini terbagi menjadi 2 sesi. Pembicara sesi 1 adalah Onno W. Purbo, seorang pakar IT terkemuka di Indonesia, dengan moderator Edmund Daniel, mantan presenter Metro TV yang juga penulis Romantic Poetry, yang membahas teknis & cara penggunaan VoIP. Di awal sesi, pak Onno meminta bantuan seorang penonton untuk mendemonstrasikan VoIP. Karena penasaran, akhirnya gue mengajukan diri, dan kebetulan terpilih. Sebenernya sih ini karena diiming-imingi nomor telepon VoIP gratis. Hahaha! Yang ternyata pada akhir sesi, gue baru sadar ternyata untuk mendapatkan nomor VoIP emang mudah banget dan GRATIS pula! Hahaha! Tapi yaudah lah, ga pa pa juga sekali-sekali jadi sukarelawan, yang penting kan exist! Hoho! Pembicara di sesi ke-2 adalah Anton Raharja, mantan mahasiswa STT Telkom yang sekarang mengomandani VoIP Rakyat; Heru Sutadi, salah satu anggota Komite Regulasi Telekomunikasi pada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI); dan Edwin Purwandesi, product management for voice and internet division multimedia Telkom. Sesi 2 yang dimoderasikan oleh ketua Departemen Teknik Industri IT Telkom, pak Agus Achmad, ini lebih mengupastuntas masalah VoIP di mata bisnis dan hukum. Menurut gue ini menarik banget, karena di sesi ini, ada dua instansi yang saling bersaing bertemu, yaitu pihak VoIP Rakyat & Telkom. Gue pikir ini akan terjadi perdebatan serius, tapi perkiraan gue salah. Hehe!

Dari diskusi panel ini, ada hal yang bener-bener bikin gue excited, yaitu pergeseran teknologi menuju IP-based telecommunication. Di kantor Telkom aja, para karyawannya udah mempunyai nomor telepon VoIP, yang juga adalah NIP dari karyawan tersebut. Edan! Keren juga ya kalo suatu saat kampus-kampus juga udah mulai mengimplementasikan teknologi VoIP bagi mahasiswa-mahasiswanya. Jadinya nomor telepon VoIP mahasiswanya adalah NIM-nya sendiri. Ckckck! Dan yang seperti yang seringkali gue denger, suatu saat tiap orang akan mempunyai IP-nya sendiri-sendiri. Mungkin aja nanti tiap orang diharuskan untuk meregistrasikan IP-nya ke provider-provider lokal. Hahaha! Atau mungkin aja nanti di KTP kita bukan hanya tercantum nama, tanggal lahir, dan status aja, tapi juga IP address. Hihihi!

Setelah pulang dari acara ini, gue balik lagi ke lab dan iseng-iseng coba menggunakan VoIP lewat internet kampus. Gue coba pake software X-lite 3 for Mac yang bisa di-download gratis di sini. Tapi apesnya, ternyata VoIP Rakyat ga bisa dipake di kampus gue karena ter-block oleh proxy kampus. Agh! Kasus ini juga gue alamin saat pengen pake Skype. :(

Read More......
 

PayPal

Beberapa hari ini gue lagi seneng ngotak-ngatik PayPal. Sejak issue yang beredar kalo PayPal udah 'compatible' di Indonesia. Hal ini berarti bahwa pemilik kartu debit bisa juga melakukan transkasi online macam eBay.


Buat yang (mungkin) belum tau. PayPal adalah salah satu alternatif pembayaran di internet yang menggunakan international currency yang bersifat custom, tergantung pilihan kita. Selain transaksi yang aman, keuntungan dari PayPal adalah memungkinkan user untuk menerima pembayaran dari pihak ketiga. Jadi kita juga bisa mencairkan royalti yang didapat dari AdSense melalui PayPal, tanpa harus menunggu cek dari Google di rumah kita selama berhari-hari.

Anyway, gue sendiri awalnya ga berniat untuk ber-transaksi on-line, gue cuman pengen coba beli account premium Rapidshare aja. Gue pun akhirnya membuka account di Paypal. Karena kebetulan gue adalah nasabah bank Mandiri, dan belum punya kartu kredit, gue pun berniat buat menggunakan kartu debit Mandiri gue untuk 'nabung' di PayPal. Tapi sayangnya, pas gue coba daftar, kartu Mandiri ga 'compatible' dengan PayPal. Agh! Gue pun coba mencari tau tentang hal ini, dan ternyata memang kartu Debit Mandiri belum bisa melakukan setor on-line ke PayPal. Tapi barusan gue liat di blog ini, ternyata sebentar lagi bank Mandiri akan me-release program 'PayPal Mandiri Debit Card'. Agh. Hardly can't wait for that!

So far, kartu debit yang sudah bisa digunakan untuk melakukan setoran ke Paypal barulah beberapa bank lokal aja, macam Permata, Niaga, dll. Tampaknya niatan gue untuk 'main' di Paypal mesti ditunda dulu deh. Hahaha!

Tapi kayaknya emang seru banget ya kalau transaksi on-line udah mulai marak di Indonesia. Lucu aja kalo ntar kita udah terbiasa beli baju lewat e-bay, beli buku lewat amazon, atau rental DVD lewat iTunes. Huehehe!

Ohiya, iseng gue juga coba browsing ke website on-line shopping lokal, macam tempatshopping, ebay-indonesia, dan kutubuku. Ternyata situs-situs pembelian on-line di Indonesia masih belum menggunakan bantuan PayPal sebagai media transaksi, mereka juga ngga menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran, tapi mereka menggunakan cara yang masih agak 'primitif', yaitu transfer antar rekening. Cukup beralasan sih, mungkin karena ketakutan yang terjadi di kalangan intelektual lokal mengingat banyaknya para carder yang berseliweran di Indonesia. Hahaha! Jadi inget temen gue dulu yang ga jadi beli barang secara on-line dengan alasan males ke ATM. Hihihi!

Read More......
 

Welcome to my blog!

This blog contains everythings that blinked from my mind...

Blogger Templates by Blog Forum

Must Read This!

What my friend's doing?

My photo album

www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos and videos from edziardo. Make your own badge here.

Blogs you might like

Blog Archive

Chatterboxxx


Free chat widget @ ShoutMix

Currently listening

Currently reading

Widget_logo

Recently watched


My bookshelf

Widget_logo

blog-indonesia.com
Personal Blogs - BlogCatalog Blog Directory KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Subscribe in a reader

hit counter
code