reformasi yang tidak terarah
3 hari yang lalu gue liat dua foto di atas di detik foto yang terkait dengan issue kerusuhan di Universitas Hasanuddin. Agak ironis memang, dua pihak yang seharusnya tidak pernah terlibat dalam baku hantam, tapi yang terjadi malah kebalikannya...Perlu diperhatikan, visi Polri adalah:
"Polri yang mampu menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang selalu dekat dan bersama-sama masyarakat, serta sebagai penegak hukum yang profesional dan proposional yang selalu menjunjung tinggi supermasi hukum dan hak azasi manusia, pemelihara keamanan dan ketertiban serta mewujudkan keamanan dalam negeri dalam suatu kehidupan nasional yang demokratis dan masyarakat yang sejahtera."Melihat kejadian di atas, tampaknya visi tersebut tinggallah rentetan kata aja...tapi bukan berarti gue menyalahkan pihak polisi. Toh polisi juga manusia, yang punya batas kesabaran & emosi. Tapi mungkin agak kurang terkontrol aja...
Di sisi lain mahasiswa seharusnya identik dengan kaum terpelajar. Dan kaum terpelajar seharusnya menjaga tindak tanduk dan pola pikir mereka sehingga tidak disamaratakan dengan orang bar-bar...hahaha! I know i'm not really into politic, but I just don't understand why thing like this happens time and time again...
Mungkin ini adalah imbas dari reformasi. Reformasi yang tidak terarah lebih tepatnya. Tapi katanya (entah kata siapa), pemerintah jaman sekarang ga akan pernah sadar kalo ngga di-demo...waduh, kalo udah begini urusan jadi tambah runyam...sudahlah, bikin pusing aja kalo dipikirin...
Hmm, mungkin hal-hal semacam ini ga akan pernah terjadi kalo tiap orang introspeksi diri dulu sebelum mengkritik orang lain...

kita doakan aja, semoga penyakit bangsa ini segera sembuh
Posting Komentar